SMANGI INFO

Sabtu, 14 November 2009

BERITA UTAMA

PUNIARI MENGGESER, ANJANI LENGSER

Sabtu, 14 November 2009 itulah hari bersejarah kembali terukir indah di lembaran SMA Negeri 1 Mengwi. Pasalnya, acara 2 acara penting terlaksana denganbaik di sekolah tercinta. Siswa menggelar kamapnye dan pemilu ketua OSIS dan guru mengadakan rapat penentuan Kepala SMA Widya Brata Mengwi.

Pukul 07.30 siswa-siswi SMANGI bersemangat untuk melihat penampilan calon-calon pegurus inti 2009/2010 dalam mengajukan visi dan misi mereka jika sebagai ketua OSIS nantinya. Acara yang dibuka oleh Bapak Drs. I Made Gde Yudiana selaku Kordonator Pembina OSIS dan Ni Made Sri Anjani selaku ketua OSIS 2008/2009 menjadi moderator.

Umbaran visi dan misi para calon mengundang pro dan kontra serta kritik dan saran dari siswa-siswi SMANGI. Tak khayal, waktu yang singkat tetapi dari mata siswa-siswi SMANGI sudah menjatuhkan pilihan mereka di pemilu.

Setelah acara kampanye, dilanjutkan dengan acara pemungutan suara yang dilakukan oleh seluruh warga besar SMAN 1 Mengwi. Penghitungan suara yang dilaksanakan pada hari itu juga di ruang perpustakaan SMANGI dan disaksikan oleh pengurus OSIS 2008/2009, calon pengurus OSIS 2009/2010 serta majelis perwakilan kelas (MPK) kelas X, XI dan XII menjadi acara yang sangat mendebarkan.

Dari awal penghitungan suara, tiga calon dari kolom ketua saling kejar mengejar yaitu Puniari, Hery dan Adi, Dari kolom sekretaris yaitu Desak sudah melenggang meninggalkan 8 calon lainnya, begitu pula dari kolom Bendahara, Devie juga jauh di depan.

Tepat,pukul 12.30 penghitungan suara telah selesai dilakukan dan terpilihlah pengurus inti OSIS 2009/2010 yaitu:
Ketua Umum : Puniari (XI IA 3)
Ketua 1 : Hery Yusdiana (XI IS 1)
Ketua 2 : Adi Sukawasa (XI IA 3)
Sekretaris Umum : Desak Kurnia (XI IA 2)
Sekretaris 1 : Meilani (XB)
Sekretaris 2 : Budi Kurniawan (X E)
Bendahara Umum : Devie (XI IA 3)
Bendahara 1 : Fitria (X A)
Bendahara 2 : Wahyudi (X B)
Dari hasil tersebut, dinyatakan sah dan Puniari berhak menjadi Ketua Umum OSIS 2009/2010 menggantikan Sri Anjani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar